MANAJEMEN SUPERVISI PENGURUS PUTRI DALAM PENGELOLAAN KEGIATAN PESANTREN LIBURAN (PESLIB) ANAK DI PONDOK PESANTREN AN-NUR 1 PUTRI INDUK BULULAWANG
DOI:
https://doi.org/10.63736/jcd.v3i1.1190Keywords:
supervisi; pesantren liburan; pengabdian kepada masyarakat; participatory action research; manajemen pesantren.Abstract
Program Pesantren Liburan (Peslib) Anak di Pondok Pesantren An-Nur 1 Putri Induk Bululawang memerlukan sistem supervisi yang efektif karena melibatkan peserta usia 7–13 tahun yang membutuhkan pendampingan intensif selama 24 jam. Namun, pelaksanaan supervisi sebelumnya masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP), lemahnya dokumentasi administrasi, belum adanya monitoring berbasis data, serta pembagian tugas pengurus yang belum terstruktur. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas manajemen supervisi pengurus putri melalui penyusunan SOP Supervisi Ramah Anak, pengembangan instrumen monitoring harian, serta pelembagaan evaluasi berbasis data. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan metode mentoring dan coaching melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, studi dokumen, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil pendampingan menunjukkan terjadinya transformasi tata kelola supervisi yang ditandai dengan tersusunnya SOP Supervisi Ramah Anak, tersedianya instrumen absensi formatif, lembar monitoring kesehatan dan psikologis, serta laporan harian pengurus. Implementasi sistem tersebut meningkatkan kejelasan pembagian tugas pengurus, mempercepat mobilisasi santri hingga sekitar 30 menit setiap sesi, mempertahankan kehadiran peserta pada seluruh kegiatan wajib, mempercepat respons terhadap kasus kesehatan ringan dan homesick, serta membangun budaya evaluasi berbasis data dalam pengambilan keputusan. Program ini berhasil memperkuat efektivitas supervisi, meningkatkan kualitas perlindungan anak, dan menghasilkan model tata kelola yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan dalam penyelenggaraan Peslib Anak.
References
Anam, K., & Fauzi, A. (2024). Internalisasi nilai keislaman dan kemandirian anak usia dasar melalui program pesantren liburan. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 45–58.
An-Nisa, F., & Mu'ammar, M. A. (2023). Pesantren sebagai benteng moralitas anak di era digitalisasi. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 8(2), 112–125.
Assidiq, G. (2025). Urgensi standar operasional prosedur (SOP) supervisi pada program akselerasi short-course di pesantren. Jurnal Manajemen Pesantren, 6(1), 14–27.
Fadilah, N. (2025). Sistem kendali mutu internal dan manajemen risiko organisasi nirlaba pendidikan Islam. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 11(1), 88–101.
Faisal, M., Arifin, Z., & Hamid, A. (2021). Manajemen pengawasan dan perlindungan anak pada program pendidikan temporer berbasis asrama. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 3(2), 201–215.
Fathurrahman, M., & Wahyudi, I. (2022). Transformasi pesantren: Dari tafakkuh fiddin menuju inkubasi karakter dan pemberdayaan sosial. Jurnal Pemikiran Islam, 29(2), 140–156.
Fauzi, M. A., & Jannah, R. (2022). Standar pelayanan pengasuhan (parenting care) anak usia dasar pada lembaga pendidikan Islam berasrama. Jurnal Kepengasuhan Pesantren, 4(1), 55–69.
Fitria, N., & Sani, A. (2022). Pelatihan keterampilan manajerial terapan bagi pengurus organisasi santri sebagai first-line managers. Jurnal Kapasitas Sumber Daya Manusia, 10(3), 310–324.
Fitriani, S., & Wijaya, C. (2024). Evaluasi program pendidikan non-formal berbasis data harian (data-driven evaluation) guna menjaga akuntabilitas publik. Jurnal Evaluasi Pendidikan Islam, 7(2), 175–189.
Handayani, T. (2026). Penerapan siklus berkelanjutan (continuous improvement) pada manajemen program jangka pendek di lembaga keagamaan. Jurnal Tata Kelola Organisasi, 12(1), 22–36.
Hasanah, U., & Anwar, S. (2023). Akuntabilitas program user-funded pada organisasi keagamaan mandiri. Jurnal Keuangan dan Akuntansi Sosial, 5(2), 143–155.
Hidayat, T., & Rohman, M. (2024). Keselamatan (safety) santri anak: Instrumen mitigasi risiko fisik dan psikologis di pesantren ramah anak. Jurnal Perlindungan Anak, 9(1), 77–91.
Hidayati, R., & Rahmawati, E. (2022). Mitigasi kecemasan perpisahan (separation anxiety) anak di lingkungan baru asrama pesantren. Jurnal Psikologi Perkembangan Islam, 6(2), 119–132.
Kurniawan, A. (2024). Dampak ketiadaan dokumen legal operasional terhadap efektivitas pengawasan organisasi santri. Jurnal Legalitas Kelembagaan Islam, 5(2), 95–108.
Kurniawan, D. (2025). Analisis beban kerja sukarela terhadap tingkat kejenuhan kerja (burnout) pada pengurus organisasi nirlaba. Jurnal Sosiologi Organisasi, 11(1), 40–53.
Kurniawan, R., & Saputra, M. (2023). Reduksi risiko salah urus (mismanagement) melalui standardisasi operasional prosedur tertulis pada organisasi nirlaba. Jurnal Manajemen Kelembagaan, 14(2), 210–223.
Lestari, P. (2026). Strategi mempertahankan reputasi kelembagaan pesantren melalui sistem kendali mutu (quality control) internal. Jurnal Komunikasi dan Reputasi Publik, 8(1), 61–75.
Maimunah, S. (2023). Community outreach pesantren: Analisis penyelenggaraan program temporer ramah anak. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Islam, 7(1), 32–46.
Mulyadi, H., & Huda, N. (2023). Mitigasi tumpang tindih regulasi internal pada organisasi domestik pesantren tradisional. Jurnal Hukum dan Kebijakan Islam, 4(2), 150–164.
Nugroho, S. (2026). Manajemen modern: Urgensi transformasi pengambilan keputusan intuitif menuju model berbasis data (data-driven culture). Jurnal Sains Manajemen, 15(1), 5–19.
Nugroho, S., & Lestari, W. (2023). Pengaruh real-time monitoring terhadap efektivitas pengawasan santri di lembaga berbasis boarding. Jurnal Manajemen Pendidikan, 18(2), 134–148.
Prasetyo, B., & Utami, S. (2023). Pengaruh kepadatan aktivitas harian tanpa jeda transisi terhadap resistensi perilaku anak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 245–259.
Pratama, A. (2024). Keselamatan anak pada ekosistem ramah anak di lembaga pendidikan berasrama. Jurnal Keamanan dan Perlindungan Anak, 10(1), 89–102.
Pratama, R., & Lestari, P. (2022). Standardisasi sistem kendali administrasi pelaporan pada organisasi santri konvensional. Jurnal Administrasi dan Dokumentasi Islam, 4(2), 102–115.
Raharjo, M., & Hidayati, S. (2025). Implementasi early warning system berbasis instrumen monitoring pada pelacakan kondisi psikologis anak. Jurnal Konseling Psikologi, 11(1), 67–81.
Ramadhan, F., & Utami, S. (2023). Manajemen beban kerja terstruktur pada organisasi sukarela keagamaan. Jurnal Sosiologi Agama, 9(2), 167–180.
Rahmawati, D., & Huda, M. (2022). Standar operasional prosedur tertulis sebagai instrumen mitigasi risiko penjaminan mutu pendidikan Islam. Jurnal Penjaminan Mutu Pendidikan, 8(2), 122–135.
Rohmah, S. (2024). Korelasi job description dengan performa layanan kontrol pada lingkungan ramah anak. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 12(1), 34–47.
Saputra, A., & Wulandari, T. (2023). Profesionalisme kerja versus aspek sukarela pada organisasi nirlaba berbasis keagamaan. Jurnal Manajemen Perilaku Organisasi, 7(2), 180–194.
Sari, K., & Hidayat, R. (2021). Hubungan beban kerja ganda pengurus asrama dengan kualitas pengawasan keamanan santri cilik. Jurnal Riset Manajemen Pendidikan, 5(3), 215–228.
Setyawan, B., & Handayani, L. (2022). Efektivitas performa kontrol berbasis instruksi verbal vs dokumentasi tertulis pada organisasi layanan sosial. Jurnal Administrasi Sosial, 6(2), 130–144.
Siregar, H. (2024). Manajemen risiko operasional pada pengelolaan program jangka pendek (short-course). Jurnal Manajemen Strategis, 11(3), 202–216.
Siregar, M. (2025). Standardisasi tata kelola pengawasan internal organisasi kepengurusan pesantren. Jurnal Tata Kelola Keagamaan, 9(1), 54–68.
Suryani, I., & Wijaya, H. (2022). Dampak kegagalan mitigasi risiko psikologis dan fisik anak terhadap tingkat kepercayaan publik institusi pendidikan. Jurnal Hubungan Masyarakat dan Institusi, 7(1), 82–96.
Suryani, L., Ahmad, M., & Ibrahim, R. (2021). Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam restrukturisasi manajemen organisasi pesantren di wilayah urban. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 155–170.
Tanujaya, W. (2024). Standardisasi pelayanan edukasi berbasis asrama ramah anak. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(2), 103–116.
Wardani, K., Lestari, S., & Nugroho, A. (2024). Integrasi anak usia dasar dalam sistem asrama tradisional: Tantangan dan solusi manajerial. Jurnal Studi Gender dan Anak, 11(1), 44–59.
Wulandari, S. (2026). Dampak capacity building terhadap peningkatan efisiensi kerja organisasi kepengasuhan anak. Jurnal Pengembangan Kapasitas Organisasi, 13(2), 112–126.
Wulandari, T., & Saputra, A. (2023). Kerentanan manajerial program temporer berskala besar: Studi kasus tata kelola short-course. Jurnal Manajemen Kebijakan, 10(4), 315–329.
Zulfa, I. (2024). Pendekatan humanis dan persuasif dalam metode pengawasan kluster santri anak di pesantren. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(1), 60–74.

