PENDAMPINGAN PENGAJIAN RUTIN AHAD SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN AJARAN ISLAM BAGI JAMAAH MASJID BAITUR ROHIM KASRI BULULAWANG
DOI:
https://doi.org/10.63736/jcd.v3i1.1189Keywords:
pendampingan; pengajian rutin; pembelajaran partisipatif; masjid; pengabdian kepada masyarakatAbstract
Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam nonformal yang berfungsi meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Namun, pelaksanaan pengajian rutin di Masjid Baitur Rohim Kasri Bululawang masih didominasi metode ceramah satu arah sehingga partisipasi jamaah dan internalisasi nilai-nilai keagamaan belum berlangsung secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan melalui pendampingan Pengajian Rutin Ahad yang sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory approach) dengan melibatkan jamaah dan pengurus masjid sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Pendampingan dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pengurus masjid, penyampaian materi keislaman secara interaktif, diskusi, tanya jawab, refleksi, pendampingan praktik pengamalan ajaran Islam, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model pendampingan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan jamaah dalam proses pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi dan tanya jawab, bertambahnya pemahaman terhadap materi akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah, serta tumbuhnya kesadaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan dampak positif bagi jamaah, program ini juga memperkuat kapasitas pengurus masjid dalam mengelola pengajian secara lebih komunikatif, terstruktur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pendampingan Pengajian Rutin Ahad berbasis pembelajaran partisipatif dapat menjadi model pembinaan keagamaan berbasis masjid yang efektif untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat.
References
Bayu, A., Budiriyanto, A., Novitasari, S., et al. (2025). Optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan pendidikan umat: Pengalaman kegiatan KKN di Masjid Rohmat Bakipandeyan. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 1031–1042. https://doi.org/10.56013/jak.v5i3.4949
Choli, I., Khairunnisa, N., & Hidayat, A. (2020). Pemberdayaan masyarakat kota dalam meningkatkan kesadaran beragama dan kemakmuran masjid. Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 145–160.
Jihad, F. A., Arifudin, M., Nissa, I. K., Mustofa, T. A., Maksum, M. N. R., & Azani, M. Z. (2025). Integrasi pembinaan masjid dan pendidikan dalam penguatan keislaman melalui program pengabdian sosial dan edukasi keislaman. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1545–1554. https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i4.2996
Mafakhir, A. F., Azis, R. A., & Azzam, M. A. (2025). Pengaruh kegiatan pengajian rutin terhadap pengetahuan agama pada jamaah Masjid Jami’ Belan. Cendekia: Jurnal Penelitian Mahasiswa Sosial dan Pendidikan, 1(1), 1–6.
Mastori, M., Sirojudin, Gunawan, C., Syafiq, M. N., Choli, I., & Hadi, A. (2025). Pemberdayaan jamaah masjid melalui penguatan nilai-nilai syariat Islam dalam kegiatan pengajian di Masjid Al Maghfirah, Kabupaten Bogor. Jurnal Masyarakat Binaan, 3(2).
Miftahuddin, M., & Hasanah, U. (2020). Evaluasi program pengajian rutin dalam meningkatkan literasi keagamaan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(1), 45–60.
Mulyono. (2021). Peran masjid dalam pembinaan keagamaan masyarakat melalui pengajian rutin. Jurnal Dakwah dan Kemasyarakatan, 15(2), 145–158.
Nurhayati, N., & Fauzi, M. (2023). Pendampingan pengajian sebagai strategi penguatan nilai-nilai keislaman pada masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 31–42.
Putri, T., Harahap, R. A., Fitriyani, N., Lubis, S., & Agustina, N. (2025). Optimalisasi peran masjid dalam pemberdayaan pendidikan dan keterampilan masyarakat melalui program tahfidz. As-Syamil: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1).
Qonitatillah, S., & Anam, S. (2025). Pendidikan Islam moderat berbasis masjid: Analisis ekologi perkembangan di Masjid Al-Akbar Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 2737–2744. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.986
Rahman, A., & Anwar, S. (2022). Optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan Islam nonformal. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(1), 77–90.
Riyadi, R., Prayogi, A., Pujiono, I. P., & Adin, M. (2025). Penguatan pemahaman dan pengamalan keagamaan masyarakat melalui program pengajian berbasis masjid.
Suyitno. (2020). Pendampingan keagamaan berbasis masjid dalam meningkatkan praktik keberagamaan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 112–124.
Tazali, I., Maryoso, S., Suryani, E., & Zulfa, P. F. (2025). Peran masjid dalam meningkatkan pendidikan keagamaan masyarakat Desa Brekat Tegal. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 3390–3395. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.525
Walian, A. (2021). Optimalisasi pengajian rutin Masjid Al-Aqobah 7 Palembang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 10(2), 414–423.
Widiyanto, B. M. C., & Sari, Y. I. (2024). Mosque-based integrated community empowerment model. Islamic Social Finance Journal, 1(1).
Zahermanto, et al. (2023). Pemberdayaan masyarakat berbasis masjid di Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 1(3), 70–79. https://doi.org/10.61722/jipm.v1i3.24

