KONFLIK DALAM MASYARAKAT GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.63736/jbs.v1i1.8Keywords:
Multikultural, Masyarakat, MajemukAbstract
Pada dasarnya semua bangsa di dunia bersifat multikultural. Adanya masyarakat multikultural memberikan nilai tambah bagi bangsa tersebut. Keragaman ras, etnis, suku ataupun agama menjadi karakteristik tersendiri, sebagaimana bangsa Indonesia yang unik dan rumit karena kemajemukan suku bangsa, agama, bangsa maupun ras. Masyarakat multikultural Indonesia adalah sebuah masyarakat yang berdasarkan pada ideologi multikulturalisme atau Bhinneka Tunggal Ika yang multikultural, yang melandasi corak struktur masyarakat Indonesia pada tingkat nasional dan lokal.
Downloads
References
Bal-Tal. 2000. From Intractable Conflict Trough Conflict Resolution to Reconciliaton: Phsychological Analysis. Political Phychologi. Vol.21, No.2. hlm 351-363.
Burton, J. 1990. Conflict: Resolution and Provention. New York: St. Martin's Press.
Doni, Yulius Mamun. Dkk. 2018. Mengkaji Konflik Dalam Masyarakat Multikultural.
Mulyatingingsih, Rudi, dkk. 2006. Bimbingan Pribadi-Sosial, Belajar, dan Karier. Jakarta: PT Grasindo.
Setiadi, Elly M. Dkk. 2016. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Marisa Br Sitepu, Riza Wati Silvia Ningsih, Fauzan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




