PERAN PERATURAN BARIS BERBARIS DALAM MENINGKATKAN BUDAYA DISIPLIN
DOI:
https://doi.org/10.63736/jbs.v3i2.148Keywords:
Baris- Berbaris, Budaya , DisiplinAbstract
Tujuan penelitian ini untuk memperdalam peraturan baris berbaris dalam pramuka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dimana metode ini memanfaatkan data kualitatif dan dideskripsikan secara deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, dan media online. Teknik pengumpulan data dan analisis data dalam penelitian ini adalah observasi. Hasil penelitian Tujuan berbaris adalah untuk mengarahkan anak supaya ia mampu untuk mengontrol dirinya sendiri, dapat melakukan aktivitas dengan terarah belajar hidup dengan pembiasaan yang baik, positif, dan bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. Sehingga jika pada suatu saat tidak ada pengawasan dari orang luar, maka ia akan dengan sadar akan selalu berbuat sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku baik tertulis (seperti: Undang-undang, tata tertib dan lain-lain) maupun yang tidak tertulis ( seperti norma adat, norma kesusilaan, norma kesopanan dan lain-lain).
Downloads
References
Alfita, Riza. “Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Produk Unggulan Daerah Menggunakan Metode Weighted Product (WP)”, Universitas Trunojoyo Madura, 2011
Endiyono,& lutfiasari, A. (2016). Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama.
Ibu dalam melakukan DDTK pada Anak Usia 1-36 bulan.Ners
Masduk Yusron, Purnama Rafita. (2020). “Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler Dalam Mengembangkan Minat Dan Bakat Di Smk Negeri 1 Kebumen”, Jurnal Cakrawala, 4 (2). Saputri, Sa’adah Pengembangan Minat dan Bakat Peserta Didi
Oktaviani Fani, Busyari. A. (2019). “Manajemen anggota pramuka penegak Dalam Pengembangan Minat Dan Bakat Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler”, Joyful Learning Journal, 8 (4).
Olszew Paula, Young Seon Lee. (2004). “The Role Of Participation In InSchool And Outside-Of-School Activities In The Talent Development Of Gifted Students”, The Journal of Secondary Gifted Education, XV (3). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia: Jakarta.
Penerbit Salemba medika Kesehatan, kementerian, R. (2019) Buku Saku Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Saku, B., 2019, Anggota Saka Bakti Husada. Kementerian Kesehatan RI.
Silahudin. (2017). “ Peranan Keluarga, Sekolah Dan Masyarakat Dalam Pendidikan Islam: Pengembangan Bakat Minat Anak”, Jurnal Mudarrisuna, 7 (1). Syifa Balqis, Silfia (2020). “Pertumbuhan Kreativitas Siswa Melalui Program Ekstrakulikuler Di Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan Dasar, 4 (1).
Toni Muhdar. (2018). “Kegiatan Ekstrakulikuler Untuk Pengembangan Bakat Minat Bermain Gitar Di SMAN 2 Pangkajene Kab. Pangkep”, Jurnal Pakarena, 3 (1).
Tettamanzi, A; dan Tomassini , “Soft Computing Integrating Evolutionary, Neural and Fuzzy Systems”, Springer-Verlag, Berlin, 2001.
Turban, E. “Decision Support System and Intelligent System (Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Cerdas)”. Yogyakarta: Andi, 2005.
Wibowo, S. Henry, Riska Amalia, Andi Fadlun M, dan Kurnia Arivanty. “Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerima Beasiswa Bank BRI Menggunakan FMADM”. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI). Yogyakarta, 2009.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Asyura, Bahuddin Rozi, Jihan Ramadan Faizera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




