PENERAPAN POPULASI DAN SAMPEL UNTUK MENGETAHUI HUBUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN ANAK PUTUS SEKOLAH PADA JENJANG SMA

Authors

  • Riska Rahman Tanjung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Annisa Ramadhani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurhafizah Nurhafizah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.63736/jbs.v2i2.116

Keywords:

hubungan sosia, orang tua, anak putus sekolah

Abstract

Penelitian merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan. Populasi dan sampel adalah dua hal yang saling berkaitan dalam suatu penelitian. Penulisan ini bertujuan untuk dapat mengetahui informasi tentang populasi dan sampel dalam penelitian. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian Sementara sampel merupakan sejumlah anggota yang dipilih dari populasi. Ada beberapa teknik pengambilan sampel yang dapat digunakan, seperti sampling acak sederhana, stratified random sampling, dan purposive sampling. Untuk menentukan ukuran sampel, dapat digunakan rumus statistik seperti rumus Slovin, rumus tuckman, rumus Cochran dan lain sebagainya. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan nilai thitung 3,189 > ttabel 8,045; 8) Ada penyebab variabel faktor eksternal secara parsial terhadap variabel anak putus sekolah. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan nilai thitung 4,088 > ttabel 8,045; 3) Ada penyebab variabel faktor internal, dan variabel faktor eksternal secara simultan terhadap variabel anak putus sekolah. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan nilai Fhitung 38,634> Ftabel 3,38. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal menyebabkan 88,8% terhadap anak putus sekolah sedangkan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Sari, E. Y. (2019). Pengaruh penggunaan media pembelajaran buku pop-up terhadap hasil belajar siswa kelas iv sdn 2 bendungan kecamatan gondang kabupaten tulungagung. Edustream : Jurnal Pendidikan Dasar, 3, (2).

Siagan, D. Dkk. (2000). Metode Statistika Untuk Bisnis dan Ekonomi. (Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama).

Soekanto, Soerjano. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. (Jakarta:PT. Raja Grafindo)

Sudaryono. (2017). Metodologi penelitian. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugianto, E. (2017). Faktor penyebab anak putus sekolah tingkat SMA di desa Bukit Lipai kecamatan Batang Cenaku kabupaten Inderagiri Hulu. Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau.

Sugiyono. (2015). Statistik untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (Bandung : Alpabeta).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. (Bandung : Alpabeta).

Susanti, O. R. (2005). SAMPLING DALAM. 16, 187–208.

Suyanto, B. (2013). Masalah sosial anak (Edisi Revisi). Jakarta: Prenadamedia Group. Udiutomo, P. et al. (2013). Besar janji daripada bukti. Bogor: Dompet Dhuafa Makmal Pendidikan.

Yanti, S. (2017). Faktor-faktor penyebab anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar 9 tahun (studi di desa Bonea kecamatan Lasalepa kabupaten Muna). Universitas Halu Oleo Kendari

Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. (Jakarta : Kencana).

Cahyono, M. (2017). Panduan pemasyarakatan undang-undang dasar negara republik

Indonesia tahun 1945 dan ketetapan MPR RI (edisi revisi). Jakarta: Sekretaris Jenderal MPR RI.

Desi, P. T. A. (2017). Pengelompokan kabupaten atau kota di provinsi Jawa Timur berdasarkan indikator pendidikan formal wajib belajar 12 tahun menggunakan cluster hierarchy. Departemen Statistika Bisnis Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2017.

Dewi, et al. (2014). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah usia pendidikan dasar di ikecamatan Gerokgak tahun 2012/2013. Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali.

Eka, P. A. (2018). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar di kecamatan Ambarawa kabupaten Pringsewu. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung Bandar Lampung.

Elektronik KBI Edisi Kelima 2016 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kbbi.kemdikbud.go.id (diakses 15 Januari 2019).

Ghozali, I. (2009). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hakim, R. & Septiana, A. (2018). Ekonometrika dasar. Pamekasan: Duta Media Publishing.

Hartinah, S. (2011). Pengembangan peserta didik. Bandung: PT. Refika Aditama. Hikmawati, F. (2011). Bimbingan konseling. Jakarta: Rajawali Pers.

Irham, M., & Wiyani, N. A. (2013). Psikologi pendidikan: Teori dan aplikasi dalam proses pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Itsnaini, F. (2015). Identifikasi faktor penyebab siswa putus sekolah di sekolah dasar kota Yogyakarta.

Universitas Negeri Yogyakarta. Jumlah siswa putus sekolah menurut jenis kelamin dan tingkat tiap provinsi https://statistik.data.kemendikbud.go.id.pdf (diakses 21 Desember 2018).

Mustofa, B. (2015). Psikologi pendidikan. Yogyakarta: Parama Ilm

Downloads

Published

2023-12-15

How to Cite

Tanjung, R. R., Ramadhani, A., & Nurhafizah, N. (2023). PENERAPAN POPULASI DAN SAMPEL UNTUK MENGETAHUI HUBUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN ANAK PUTUS SEKOLAH PADA JENJANG SMA . Jurnal Bakti Sosial, 2(2), 144–154. https://doi.org/10.63736/jbs.v2i2.116

Issue

Section

Articles