TASAWUF AND MINDFULNESS THAT BRIDE ISLAMIC SPRITUALITY AND MODERN PSYCHOLOGY

Authors

  • Muhammad Aril Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Hafis Alfiandi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.672

Abstract

Sufi dalam tradisi Islam telah lama menjadi jalan menuju kedekatan dengan Tuhan melalui pemurnian jiwa dan pengendalian keinginan. Sementara itu, kesadaran dalam psikologi modern dipraktikkan sebagai metode untuk meningkatkan kesadaran saat ini untuk mencapai keseimbangan emosional dan kesejahteraan mental. Artikel ini berupaya mengeksplorasi persimpangan antara ajaran Sufi dan praktik kesadaran, meneliti bagaimana kedua pendekatan dapat saling melengkapi dalam menjembatani spiritualitas Islam dan pendekatan psikologis kontemporer. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka, menganalisis teks-teks Sufi klasik di samping penelitian psikologis modern. Analisis tersebut mengungkapkan bahwa meskipun berasal dari konteks budaya yang berbeda, Sufi dan kesadaran sama-sama menekankan kehadiran batin, pengaturan emosi, dan perjalanan menuju kedamaian spiritual. Dengan memahami integrasi kedua pendekatan ini, adalah mungkin untuk merumuskan model pengembangan diri yang lebih holistik yang memperkaya terapi psikologis modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keimanan Islam. Integrasi ini juga membuka kemungkinan baru untuk mengonseptualisasikan kesehatan mental yang didasarkan pada nilai-nilai ketuhanan.

References

Al-Ghazali. (2001). The Alchemy of Happiness (C. Field, Trans.). M.E. Sharpe. (Original work published ca. 1105)

Ameli, S. R., & Elahi, M. (2008). The Islamic perspective on spirituality and well-being. Iranian Studies, 41(6), 731–746. https://doi.org/10.1080/00210860802244915

Brown, D. W. (1999). Rethinking tradition in modern Islamic thought. Cambridge University Press.

Davis, D. M., & Hayes, J. A. (2011). What are the benefits of mindfulness? A practice review of psychotherapy-related research. Psychotherapy, 48(2), 198–208. https://doi.org/10.1037/a0022062

Ernst, C. W. (1997). The Shambhala guide to Sufism. Shambhala Publications.

Kabat-Zinn, J. (2003). Mindfulness-based interventions in context: Past, present, and future. Clinical Psychology: Science and Practice, 10(2), 144–156. https://doi.org/10.1093/clipsy.bpg016

Khalil, M. H. (2017). Islam and the psychology of spirituality: An Islamic perspective. Routledge.

Nasr, S. H. (2007). The Garden of Truth: The Vision and Promise of Sufism, Islam’s Mystical Tradition. HarperOne.

Purser, R. E., & Loy, D. (2013). Beyond McMindfulness. HuffPost. https://www.huffpost.com/entry/beyond-mcmindfulness_b_3519289

Ramadan, T. (2004). Western Muslims and the future of Islam. Oxford University Press

Gumiandari, S. (2012). Dimensi spiritual dalam psikologi modern. Jurnal AICIS XII (2). 1

Rozi, S.(2018). Tasawuf dan psikologi. IAIN Bukittinggi

Zulkifli & Jamaluddin. (2023). Akhlak tasawuf : jalan lurus mensucikan diri. Riau : Kalimedia

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Aril, M., & Hafis Alfiandi. (2025). TASAWUF AND MINDFULNESS THAT BRIDE ISLAMIC SPRITUALITY AND MODERN PSYCHOLOGY. International Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(3), 193–199. https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.672

Issue

Section

Articles