GENDER AND RELIGION IN THE SOCIOLOGICAL APPROACH

Authors

  • Suci Amaliyah State Islamic University of North Sumatra
  • Sundari State Islamic University of North Sumatra

DOI:

https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.648

Abstract

Posisi yang setara antara perempuan dan laki-laki yang diharapkan melalui kesetaraan gender belum sepenuhnya terwujud. Defisit ini disebabkan oleh faktor penentu sosial-budaya dan interpretasi teologis yang, sayangnya, telah berkontribusi terhadap pelestarian ketidaksetaraan gender dengan memberikan legitimasi pada praktik diskriminatif terhadap perempuan melalui retorika agama. Namun, penyelidikan yang lebih mendalam terhadap prinsip-prinsip agama menunjukkan bahwa prinsip kesetaraan gender merupakan ajaran mendasar di semua agama, yang dimaksudkan untuk mengangkat martabat dan status semua manusia, terlepas dari jenis kelaminnya. Studi ini menyatakan bahwa konseptualisasi perempuan sebagai entitas yang secara inheren lemah yang hanya diturunkan ke peran domestik bertentangan dengan yurisprudensi Islam. Sebagai teks dasar hukum Islam, Al-Qur'an dan Hadits menegaskan hak yang sama bagi kedua jenis kelamin untuk mengembangkan diri, terlibat dalam pekerjaan, dan memanfaatkan berbagai keterampilan mereka, berdasarkan komitmen Islam yang teguh terhadap keadilan, yang mencakup kesetaraan status dan distribusi kewajiban dan hak yang adil sesuai dengan tanggung jawab masing-masing individu.

References

Abdul Gani Jamora Nasution, Ihya. “Keseteraan Gender Tinjauan Pendidikan Islam” 5, no. 1 (2019).

Algiffary, G. R. (2021). Inkonsistensi Keadilan Gender Dalam Undang Undang Perkawinan Tahun 1974 Tentang Pembagian Peran Kepala Keluarga. Sakina: Journal of Family Studies, 5(4). Budiarta, I. W. (2022). Kepemimpinan Perempuan dalam Sistem Kekerabatan Purusa: Legitimasi Sejarah atas Kepemimpinan Politik Perempuan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 8(1), 23-33.

Al-Zuhaily, W. (1986) Ushul al-Fiqh al-Islamy. Bairut: Daar el-Fiqr.

Amin,M, (013). Wanita dalam Sastra Klasik Barat dan Kitab Suci: Sebuah Analisis Kritis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Shabira, N. (2022). Wanita dan Seksualisasi: Perspektif Kritis dalam Budaya Populer. Jakarta: Penerbit Humaniora.

Anggoro, Taufan. “Konsep Kesetaraan Gender Dalam Islam.” Afkaruna 15, no. 1 (2019). view source.

Barlas, A. (2003) Cara -Qur’an Membebasan Perempuan. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Creswell, John W, and J David Creswell. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Fift Edition. London, United Kingdom: SAGE Publications, Inc., 2018.

Dkk, F. M. (2006) Membincang Feminisme Diskursus Gender Perspektif Islam. III. Surabaya: Risalah Gusti.

Gultom, Maidin. “Indikator Kesetaraan Gender Dan Isu-Isu Gender Di Bidang Pendidikan.” Fiat Iustitia : Jurnal Hukum 2, no. 1 (March 1, 2021): 1–8.

Hasan, Muhammad Iqbal, 2002, Pokok pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya, jakarta: Ghalia Indonesia

Khaerani SN. Kesetaraan dan ketidakadilan gender dalam bidang ekonomi Pada masyarakat tradisional sasak di desa bayan kecamatan bayan Kabupaten lombok utara. Qawwam. 2017 Jun 30;11(1):59-76.

Lerner, G. (1986). Penciptaan Patriarki. New York: Oxford University

Moleong, 2005, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Media Kita

Mulyana, Deddy, 2008, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sari, Gusti Rahma, and Ecep Ismail. “Polemik Pengarusutamaan Kesetaraan Gender di Indonesia.” Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin 1, no. 2 (April 29, 2021): 51–58.

Sidiq, Yogi Hasbi, and M. Erihadiana. “Gender dalam Pandangan Islam.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 3 (March 13, 2022): 875–882.

Suhra, S. (2013) ‘Kesetaraan GENDER dalam perspektif Al--Qur’an’, Jurnal Al-Ulum, 13(2), pp. 373–394.

Syafiyah, Syafiyah, Agwin Degaf, Irham Irham, and Miftahul Huda. “Building Moderate Attitude and Intercultural Competence in Literature Classes: Teachers’ Experience at Higher Education Institutions.” Englisia: Journal of Language, Education, and Humanities 10, no. 1 (November 1, 2022): 202.

Syazili, J. M. E. dan H. (1983) Kamus Inggeris Indonesia. XII. Jakarta: Gramadia.

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Amaliyah, S., & Sundari. (2025). GENDER AND RELIGION IN THE SOCIOLOGICAL APPROACH. International Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(3), 226–239. https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.648

Issue

Section

Articles