RELIGIOUS PLURALISM SOCIOLOGICAL IMPACTS AND CHALLENGES
Abstract
Pluralisme agama merupakan realitas sosial yang tidak dapat dihindari dalam masyarakat pluralistik, di mana berbagai sistem kepercayaan hidup berdampingan dalam ruang sosial yang sama. Keberagaman ini menciptakan dinamika sosial yang kompleks dan menuntut pengelolaan yang bijaksana untuk mencegahnya menjadi sumber konflik. Jurnal ini secara khusus mengkaji dampak positif dan tantangan sosiologis pluralisme agama dalam konteks masyarakat modern. Secara sosiologis, pluralisme dapat menumbuhkan pengembangan nilai-nilai seperti toleransi, solidaritas, dan integrasi sosial melalui interaksi antaragama yang sehat. Namun, pluralisme juga membawa potensi gesekan sosial, seperti munculnya stereotip negatif terhadap kelompok tertentu, marginalisasi minoritas agama, dan konflik horizontal berdasarkan perbedaan agama. Tantangan-tantangan ini semakin diperburuk oleh faktor-faktor eksternal seperti politik identitas, ketimpangan sosial ekonomi, dan kurangnya dialog antaragama yang terbuka dan konstruktif. Artikel ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka untuk menyoroti peran strategis lembaga sosial, pendidikan, dan media dalam memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman agama. Oleh karena itu, pemahaman kritis dan reflektif tentang pluralisme agama sangat penting sebagai landasan untuk merumuskan solusi yang adil sosial, inklusif, dan berorientasi pada perdamaian.
References
Sukarni, (2013). Isu Lingkungan dalam Perspektif Ilmu Kalam, Fiqih, dan Tasawuf. Islamica. Vol 7 no. 2: 450:451.
Ihsan, N.H., Moh Isom Mudin. (2020). Paradigma Kalam dan Konservasi Lingkungan Menurut Said Nursi. Tasfiyah, Vol 4 no. 1:31-32
Hasbi, Muhammad. (2015). Ilmu Kalam Memotret Berbagai Teologi Dalam Islam. Yogyakarta: Trustmedia Publishing.
Putri, D, dkk. (2024). Sejarah dan Perkembangan Pemikiran Ilmu Kalam. Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara. Vol. 1 No.6: 11262.
Anhar, M., Zidan, Z., Aulia, D. (n.d). Ilmu Kalam Pemikiran Kalam di Indonesia Harun Nasution. KH Abdurrahman Wahid dan Nur Cholis Majid.
Mangunjaya, F.M. (2024). Mencipta Kesadaran Baru Beragama Di Tengah Perubahan Iklim. https://jurnalharmoni.kemenang.go.id. Vol. 24(1): 148:155
Maghfur Ahmad. (2022). Jihad Melawan Perubahan Iklim Agama, Negara, dan Nahdlatul Ulama di Indonesia. Pekalongan: Scientist Publishing.
Zuhri, A. & Ula, M. (2015). Ilmu Kalam Dalam Sorotan Filsafat Ilmu. Religia. Vol. 18(2). hlm. 164-168.
Djazimah, N. (2012). Pendekatan Sosio-Historis: Alternatif Dalam Memahami Perkembangan Ilmu Kalam. https://core.ac.uk. Vol. 11(1). hlm. 45-47

