"FAITH" AT THE INTERSECTION OF RELIGION AND CULTURE

Authors

  • Boni Tarsan Hutapea State Islamic University of North Sumatera
  • Oca State Islamic University of North Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.642

Abstract

Artikel ini membahas tentang interaksi antara agama dan budaya dalam proses pembentukan identitas individu dan kolektif dalam masyarakat multikultural dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Tulisan ini mengeksplorasi dinamika keharmonisan dan konflik antara nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya, serta bagaimana individu menanggapi ketenangan tersebut dalam membentuk identitas kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa agama dan budaya sering kali saling terkait erat dalam membentuk identitas sosial. Hukum juga dapat menciptakan ketenangan ketika nilai-nilai tersebut tidak selaras. Artikel ini membahas tentang bagaimana keimanan (agama) dan budaya berinteraksi dalam proses pembentukan identitas individu dan kolektif, melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, tulisan ini mengeksplorasi dinamika keharmonisan dan ketenangan antara nilai-nilai agama dan budaya lokal, serta implikasinya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat multikultural. Fokus utama diarahkan pada bagaimana individu menanggapi ketenangan tersebut, dan bagaimana agama sering kali ditafsirkan secara kontekstual dalam kerangka budaya.

References

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The Social Construction of Reality. Anchor Books.

Fealy, G., & White, S. (2008). Expressing Islam: Religious Life and Politics in Indonesia. ISEAS.

Geertz, C. (1960). The Religion of Java. University of Chicago Press.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books.

Hofstede, G. (2001). Culture's Consequences: Comparing Values, Behaviors, Institutions and Organizations Across Nations. Sage.

Howell, J. D. (2001). "Sufism and the Indonesian Islamic Revival". The Journal of Asian Studies, 60(3), 701–729.

Harmony (2010). Religion and Culture in the Dynamics of People's Life. Deep

Amani Lubis. (2011) "Perception of Religion in Culture in Yogyakarta". Jakarta:

Center for Research and Development of Religious Life Agency for Research and Training of the Ministry of Religion RI. Oct-Dec Edition. Vol. X. No. 4.

Hermanto, Winarno. (2011). Basic Social and Cultural Sciences. Jakarta: Bumi Aksara Publishers.

Kessing, Roger, M., 1992, Anthropology a Cultural Contemporary Perspective, volume 2, terj: Samuel Gunawan, Jakarta: Erlangga. Koentrajaningrat (Ed), 1975, Humans and Culture in Indonesia, Jakarta: Bridges

Lundeto, A. (2018). Measuring the Roots of Multiculturalism in Education in Indonesia. Journal Scientific Iqra', 11(2).

Peter, R., & Simatupang, M. S. (2022). Language and Cultural Diversity as Wealth The Indonesian Nation. Dialectics: Journal of Language, Literature, and Culture, 9(1), 96-105.

Saddam, S., Mubin, I., & SW, D. E. M. (2020). Comparison of Indonesia's Socio-Cultural System From a pluralistic society to a multicultural society. Historical: Journal of Studies, Research and Development of History Education, 5(2), 136-145.

Widiastuti, W. (2013). SWOT analysis of Indonesia's cultural diversity. Journal of Scientific Science

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Hutapea, B. T., & Oca. (2025). "FAITH" AT THE INTERSECTION OF RELIGION AND CULTURE. International Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(3), 201–214. https://doi.org/10.63736/ijiss.v2i3.642

Issue

Section

Articles